• 1

    May

    Revitalisasi Konsep Fakir Sebagai Mustahik Zakat

    Revitalisasi Konsep Fakir Sebagai Mustahik Zakat*** Muchamad Ridho Hidayat Alumnus MEI UIKA Bogor (Program Kaderisasi Ulama BAZNAS dan DDII), Peneliti Koneksi Indonesia Dr Irfan Syauqi Beik Ketua Prodi Ekonomi Syariah FEM IPB Salah satu konsep dalam pelaksanaan ibadah zakat, baik pada tataran konsep maupun praktik adalah konsep mustahik zakat. Mustahik zakat didefinisikan sebagai kelompok yang diberikan hak atas harta zakat. Mereka adalah sasaran redistribusi yang sudah ditetapkan oleh syariah. Oleh karena itu, penyaluran harta zakat kepada mereka, selain merupakan soal keadilan, juga merupakan penunaian amanah dan wasiat dari Allah SWT agar ditunaikan sesuai dengan kehendak-Nya. Dalam QS 9:60 telah dijelaskan delapan kelompok (ashnaf) yang berhak menerima zakat, yaitu Fuqara, Masakin,
  • 1

    May

    Nabi Zulkifli AS dan Transisi Pengelolaan Zakat

    Nabi Zulkifli AS dan Transisi Pengelolaan Zakat*** Irfan Syauqi Beik Staf Ahli BAZNAS Salah seorang figur Nabi yang diungkap oleh Allah SWT dalam Al Quran dan layak untuk dijadikan contoh adalah Nabi Zulkifli AS. Secara garis keturunan, beliau adalah putera dari Nabi Ayyub AS. Nabi Zulkifli AS termasuk di antara profil Nabi yang juga menjadi raja. Beliau menjadi raja di negeri Syam, yang pada saat itu merupakan salah satu pusat kekuatan perekonomian dunia dan menjadi pasar bagi produk-produk yang dihasilkan dari seantero jagad. Nabi Zulkifli menjadi raja melalui prosesi yang sangat tidak lazim, apalagi Nabi Ayyub bukanlah seorang raja. Biasanya yang menjadi raja adalah putera mahkota dari raja sebelumnya. Sebelum menjadi raja, Nabi Zulkifli adalah seorang pemuda yang bernama asli Basyar
  • 14

    Apr

    Menghitung Zakat Tabungan

    Artikel di bawah ini telah dimuat di Media Indonesia edisi 7 April 2014 Menghitung Zakat Tabungan Irfan Syauqi Beik Staf Ahli BAZNAS Salah satu sumber harta obyek zakat yang perlu dieksplorasi lebih dalam adalah tabungan masyarakat, yang selama ini belum digali secara optimal. Hal ini disebabkan oleh masih minimnya edukasi dan sosialisasi kepada publik. Banyak warga masyarakat yang masih belum menyadari kewajiban zakat atas tabungan mereka, padahal mungkin telah memenuhi syarat sebagai zakatable items. Termasuk tabungan dan deposito yang dimiliki oleh perusahaan, baik BUMN, BUMD, maupun perusahaan swasta. Secara fiqh, ketentuan zakat terhadap tabungan ini dapat disamakan dengan ketentuan zakat terhadap emas perak dan zakat perdagangan. Dengan demikian, dari sisi nishab atau jumlah tab
  • 6

    Apr

    Dari 'Kerumunan' Menjadi 'Gerakan'

    Artikel di bawah ini telah dimuat di Republika edisi 27 Maret 2014 Dari ‘Kerumunan’ Menjadi ‘Gerakan’ Dr Irfan Syauqi Beik Ketua Prodi Ekonomi Syariah FEM IPB Pemilu legislatif dan pemilihan Presiden yang dilaksanakan tahun ini tentu memiliki peran yang strategis dan sangat menentukan masa depan bangsa, serta akan memberikan pengaruh terhadap perkembangan institusi ekonomi dan keuangan syariah di tanah air. Meski demikian, dari pengalaman tiga pemilu sebelumnya (1999, 2004 dan 2009), pertumbuhan institusi ekonomi dan keuangan syariah tetap berada pada level yang sangat baik. Semua institusi ekonomi dan keuangan syariah tumbuh dengan pesat, dengan variasi industri yang semakin beragam, mulai dari sektor riil syariah, sektor keuangan syariah, maupun institusi zakat
  • 6

    Apr

    Pengaruh Zakat terhadap Indeks Pembangunan Manusia

    Artikel di bawah ini telah dimuat di Media Indonesia edisi 24 Maret 2013 Pengaruh Zakat terhadap Indeks Pembangunan Manusia Irfan Syauqi Beik Staf Ahli BAZNAS Pembangunan manusia merupakan salah satu isu strategis dalam pembangunan nasional. Hal ini dikarenakan oleh peran strategis sumberdaya manusia sebagai pilar utama kemajuan suatu bangsa. Untuk itu, diantara tujuan utama pengelolaan zakat menurut UU No 23/2011 adalah bagaimana meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menanggulangi kemiskinan mustahik. Dalam konteks ini, indikator meningkat tidaknya kesejahteraan masyarakat tidak bisa dilepaskan dari kualitas SDM yang ada. Untuk mengukur kualitas SDM ini, maka instrumen yang biasa digunakan secara global adalah IPM atau Indeks Pembangunan Manusia, yang pertama kali diperkenalkan ole
  • 1

    Mar

    PP No 14/2014 dan Lembaga Zakat

    PP No 14/2014 dan Lembaga Zakat*** Dr Irfan Syauqi Beik** Akhirnya pada tanggal 14 Februari 2014 lalu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menandatangani Peraturan Pemerintah (PP) No 14 Tahun 2014 tentang Pelaksanaan UU No 23/2011 tentang Pengelolaan Zakat. Kehadiran PP ini sesungguhnya telah sangat ditunggu-tunggu oleh kalangan praktisi zakat nasional, terutama pasca keputusan Mahkamah Konstitusi terkait judicial review beberapa waktu lalu. PP ini diharapkan dapat memberikan kepastian hukum yang lebih kuat dalam praktik pengelolaan zakat nasional, sehingga UU yang ada dapat berjalan secara operasional. Dalam PP No 14/2014 ini, sejumlah hal krusial telah diatur dengan sangat detil. Tidak kurang dari 11 bab dan 86 pasal yang terdapat dalam PP ini. Diantara isu krusial yang telah diatur ol
  • 26

    Feb

    Politik Regional dan Penguatan Zakat Daerah

    Politik Regional dan Penguatan Zakat Daerah*** Irfan Syauqi Beik** Salah satu faktor penting yang mempengaruhi pembangunan zakat daerah adalah kondisi politik yang terjadi di daerah tersebut. Konstelasi dan konfigurasi politik regional selama ini telah banyak memberikan warna dan dinamika dalam sejarah pengelolaan zakat di Indonesia. Terkadang memberikan dampak positif, namun di sisi lain dapat pula memberikan dampak negatif. Pada kenyataannya, kondisi politik regional ini sangat ditentukan oleh komitmen, dukungan, dan perilaku politik yang ditunjukkan oleh kepala daerah dan DPRD setempat. Fakta menunjukkan, ketika dukungan kepala daerah dan DPRD sangat kuat, maka pembangunan zakat akan terakselerasi dengan baik. Terjadi peningkatan jumlah zakat yang berhasil dihimpun dan peningkatan &#
  • 3

    Feb

    Integrasi Database Mustahik

    Integrasi Database Mustahik*** Irfan Syauqi Beik** Dalam acara tasyakuran milad ke-13 Badan Amil Zakat Nasional yang dipusatkan di Balikpapan pekan lalu (21-23 Januari 2014-red), terbersit satu tekad kuat BAZNAS beserta seluruh komunitas perzakatan nasional, yaitu bagaimana secara bersama-sama memperkuat integrasi database mustahik. Integrasi database ini menjadi isu yang sangat penting, karena akan sangat mempengaruhi keberhasilan pembangunan zakat nasional ke depannya. Ada beberapa alasan yang melatarbelakangi pentingnya integrasi ini. Pertama, perlu disadari bahwa ayat tentang penyaluran zakat (QS 9:60) muncul lebih dulu dibandingkan dengan ayat tentang penghimpunan zakat (QS 9:103). Ini menunjukkan bahwa indikator keberhasilan pembangunan zakat, di samping aspek penghimpunan dana za
  • 27

    Jan

    Menakar Politik Ekonomi Syariah 2014

    Menakar Politik Ekonomi Syariah 2014*** Dr Irfan Syauqi Beik** Sebagaimana diyakini banyak pihak, bahwa tahun 2014 adalah tahun politik yang akan sangat menentukan perjalanan kehidupan bangsa, paling tidak selama lima tahun ke depan. Hal ini dikarenakan pada tahun ini, bangsa Indonesia akan menyelenggarakan hajat besar berupa pemilihan umum anggota legislatif dan pemilihan presiden. Pileg dan pilpres adalah sarana untuk memilih para pengambil kebijakan tertinggi negeri ini, sehingga setiap mata akan tertuju pada figur-figur yang akan berkompetisi pada pileg dan pilpres mendatang. Dalam perspektif ekonomi syariah, tahun ini sangat penting, karena ada banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan oleh seluruh pemangku kepentingan yang ada, dimana peran pemerintah dan DPR, baik di tingkat
  • 27

    Jan

    Kewajiban Zakat Penghasilan/Profesi

    Kewajiban Zakat Penghasilan/Profesi*** Oleh : Irfan Syauqi Beik** Salah satu topik yang sangat menarik untuk dibahas adalah kewajiban zakat penghasilan, atau yang sering diistilahkan dengan zakat profesi. Yang sering menjadi pertanyaan di tengah masyarakat adalah, bagaimana hukumnya zakat penghasilan atau zakat profesi ini? Hal ini sangat penting diketahui karena sebagian ulama saat ini berpendapat bahwa hukum zakat profesi ini tidak ada, karena tidak ada contoh langsung dari Nabi SAW. Dengan kata lain, tidak dalil yang melatarbelakanginya. Apalagi zakat ini termasuk ke dalam ibadah mahdlah sehingga kita diperintahkan untuk mengerjakan ibadah seperti yang dicontohkan Nabi, karena kalau kita mengada-adakan tambahan, atau membuat sesuatu yang baru dalam ibadah mahdlah, maka itu termasuk
- Next

Author

Follow Me